Putus Asa Saja!

Impianku telah membabi buta
merajang jiwa dengan tidak sopan
dan merasuki hati tanpa basi basi
apa yang bisa diperbuat
jika waktu bermain riang dan tersesat
dan ruangpun telah tidak berdimensi.

Berdoa kata mereka,
dasar pembohong
menyembah tidak akan merubah apa-apa.

Bertindak gertak kalian,
dasar laknat
melompat kejurang adalah sia-sia.

Saat ini tolong diam
tak usah direnungi
kenangan telah membusuk bersama berhala sembah itu
retak dan tidak lama lagi akan pecah
percayalah
lihat saja.

Tembok-tembok ini tidak ada harapan
hembusan pelan akan merubuhkannya
ditopangpun sama
hanya akan membuang tenaga
coba saja.

Sudah berhentilah
buntu, tidak ada jalan
lutut ini terkunci dan
tanganpun perikat
rapat dan kencang.

Sudah bernapas sajalah
tarik pelan
hembus keluar
dan ulangi lagi
toh hanya itu yang bisa.

Sudah jangan berontak
buat apa?
jangan mikir lagi pake otak
toh isinya cuma celah dan rongga.

Sudah jangan tunggu
waktu dan ruang itu tidak ada
tidak saat ini dan dsini.

Mati?
buat apa?
percuma.

Hidup?
memangnya bisa?
silahkan saja.

Jadi?

Leave a Reply